Jelang Pilkades, Babinsa Kirisik Dampingi Monev Kecamatan Jatinunggal, Tekankan Kondusivitas dan Kelengkapan Persyaratan Calon
SUMEDANG — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, sinergi lintas sektor terus diperkuat untuk memastikan seluruh tahapan berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan.
Babinsa Kirisik turut mendampingi kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pilkades yang dilaksanakan oleh pihak Kecamatan Jatinunggal pada Rabu (2/9/2025), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan berlangsung di Aula Desa Kirisik, Kecamatan Jatinunggal, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Jatinunggal, Babinsa yang mewakili Danramil, Kanit Binmas yang mewakili Kapolsek, panitia Pilkades, Pj. Kepala Desa Kirisik, Ketua BPD, para bakal calon kepala desa, serta tokoh masyarakat.
Dalam kegiatan Monev tersebut, dilakukan evaluasi terhadap kesiapan tahapan Pilkades, termasuk kelengkapan persyaratan para bakal calon. Panitia juga diingatkan agar seluruh proses dilaksanakan secara tertib, transparan, dan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Salah satu poin penting yang ditekankan adalah agar para bakal calon segera melengkapi persyaratan administrasi sebelum memasuki tahapan pengumuman calon Pilkades.
Selain itu, seluruh pihak diajak bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif, terutama menjelang pengumuman calon serta pengambilan nomor urut.
Peran tokoh masyarakat juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Para tokoh diharapkan dapat membantu menjaga suasana lingkungan tetap sejuk, mengedepankan persatuan, serta mencegah munculnya gesekan di tengah masyarakat selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, kepolisian, panitia Pilkades, serta masyarakat.
Dengan terjalinnya koordinasi yang baik, seluruh pihak berharap pelaksanaan Pilkades di Desa Kirisik dapat berlangsung aman, damai, tertib, demokratis, dan menghasilkan pemimpin desa yang sesuai dengan harapan masyarakat.
“Pilkades bukan sekadar menentukan pilihan, tetapi juga momentum menjaga persatuan. Perbedaan pilihan jangan sampai memutus tali silaturahmi dan kerukunan warga, ” menjadi semangat bersama dalam menjaga kondusivitas menjelang pesta demokrasi tingkat desa.(PERS)

Updates.